Lewati ke konten utama

Redis Cluster

Redis Cluster adalah implementasi terdistribusi dari Redis yang merupakan penyimpanan struktur data dalam memori open-source. Ini sering digunakan untuk penyimpanan data, cache, broker pesan, dan tugas lainnya. Paket untuk Redis Cluster menyediakan topologi minimal tiga server. Setiap node Primary tersebut disertai dengan satu Secondary untuk memastikan distribusi beban baca dan pemulihan otomatis jika Primary mengalami gangguan. Struktur semacam ini menawarkan kinerja tinggi dan ketersediaan tinggi.

Redis Cluster scheme

Cluster dapat diskalakan baik secara otomatis maupun manual. Setiap operasi penskalaan dilakukan oleh pasangan node - satu Primary dan satu Secondary.

tip

Jika Anda ingin belajar lebih banyak tentang spesifikasi Redis Cluster, merujuklah ke dokumentasi resmi.

Redis Cluster Installation

Instalasi dan konfigurasi otomatis tersedia dengan opsi Redis Auto-Clustering di wizard topologi.

Redis auto-clustering

Sebagai alternatif, Anda dapat mengimpor Redis Cluster package manifest atau menemukannya di dashboard dalam Marketplace. Dalam kedua kasus, Anda akan melihat bingkai instalasi, di mana Anda dapat memberikan data berikut:

  • Nodes count - mengatur total jumlah node Redis dalam cluster. Pensakalan dilakukan melalui pasangan Primary-Secondary. Jumlah minimal adalah 6 (3 node Primary dan 3 node Secondary) dan maksimal adalah 12 (6 node Primary dan 6 node Secondary).
  • Enable Horizontal Auto-Scaling - melengkapi cluster dengan pemicu penskalaan untuk melakukan penskalaan horizontal otomatis. Pemindahan ulang otomatis dan penyeimbangan ulang akan dilakukan setelah penambahan dan sebelum penghapusan node Primary.
horizontal scaling trigger
tip

Penskalaan akan dilakukan sesuai dengan kondisi berikut secara default: tambahkan 2 node ketika beban CPU atau Memori di atas 70% dari total kapasitas cluster selama lebih dari 5 menit (hingga total 12 node); kurangi 2 node ketika beban CPU atau Memori di bawah 40% dari total kapasitas cluster selama lebih dari 15 menit (tidak kurang dari 6 node)

  • Enable External IP Addresses for cluster nodes - menetapkan IP publik ke setiap node dan mengonfigurasi ulang cluster agar bekerja hanya melalui IP publik
  • Environment - menyediakan nama environment
  • Display Name - menetapkan alias environment yang diinginkan
  • Region - memilih region environment dari daftar yang tersedia

Klik Install ketika siap.

Redis Cluster installation window

Setelah deployment selesai, Anda akan melihat pop-up sukses dengan kredensial panel admin Redis Cluster. Informasi yang sama juga akan dikirimkan ke email Anda.

Redis Cluster deployed

Cluster siap digunakan. Cobalah menghubungkan ke panel admin untuk melihat detail cluster dan melakukan konfigurasi serta kustomisasi yang diperlukan.

Redis Cluster admin panel

Anda juga dapat terhubung melalui SSH (misalnya Web SSH) untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan. Misalnya, dengan menggunakan alat redis-cli dan password dari email, Anda dapat terhubung ke cluster dan memverifikasi bahwa ia bekerja dengan benar:

redis-cli auth {passw0rd}
cluster nodes
Redis Cluster SSH access

Informasi ini dapat diperoleh di node cluster mana pun (baik Primary maupun Secondary). Dalam output ini, Anda dapat melihat jumlah node dalam cluster, ID mereka, alamat, peran, dan shards (hash slots) yang dialokasikan untuk masing-masing node.

Baca Juga