Lewati ke konten utama

A/B Testing dengan Traffic Distributor

A/B testing adalah metode yang kuat untuk meningkatkan tingkat konversi situs web atau aplikasi dengan membandingkan dua versi dan menentukan mana yang menghasilkan keterlibatan pengguna yang lebih baik atau konversi yang lebih tinggi. Dengan Traffic Distributor, melakukan A/B testing menjadi mudah dan efisien. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengatur dan menjalankan A/B testing untuk aplikasi Anda.

Langkah-Langkah Menyiapkan A/B Testing

1. Persiapkan Dua Versi Aplikasi

Untuk melakukan A/B testing, Anda memerlukan dua versi berbeda dari aplikasi Anda yang ingin Anda bandingkan. Anda juga memerlukan cara untuk melacak tindakan pengguna (misalnya, klik, pendaftaran, pembelian, dll.) yang berkontribusi pada tingkat konversi.

tip

Anda dapat menggunakan kode sederhana untuk menghitung konversi, seperti meningkatkan variabel pada tindakan tertentu, atau menggunakan alat pengujian pihak ketiga yang menawarkan fitur lebih lanjut seperti analisis grafis dan perhitungan otomatis tingkat konversi.

2. Instal atau Konfigurasikan Traffic Distributor

Jika belum, instal Traffic Distributor dari Marketplace platform, atau rekonfigurasikan pengaturan Traffic Distributor yang ada agar sesuai dengan kebutuhan A/B testing Anda.

  1. Metode Routing: Pilih Sticky Sessions.
  2. Rasio Lalu Lintas: Atur rasio menjadi 50:50 untuk mendistribusikan lalu lintas secara merata antara dua versi aplikasi.
Traffic Distributor configurations for A/B testing
peringatan

Jangan gunakan metode routing Round Robin untuk A/B testing. Karena A/B testing membandingkan konten yang berbeda pada setiap backend, routing Round Robin dapat menyebabkan ketersediaan elemen yang tidak konsisten antara permintaan.

3. Salurkan Lalu Lintas dan Monitor

Setelah Traffic Distributor dikonfigurasi, semua permintaan pengguna yang masuk akan diarahkan secara merata antara dua versi aplikasi Anda. Bagikan tautan titik masuk (baik domain environment atau domain kustom) dengan pengguna untuk memulai fase pengujian.

Pantau tingkat konversi menggunakan alat yang Anda siapkan, pastikan Anda melacak interaksi pengguna selama periode waktu tertentu.

4. Analisis Hasil

Setelah periode pengujian, analisis data yang dikumpulkan untuk menentukan versi aplikasi mana yang menghasilkan tingkat konversi lebih tinggi. Versi dengan tingkat konversi yang lebih baik dapat dipertimbangkan untuk produksi, sementara versi lainnya dapat dihapus atau dioptimalkan lebih lanjut untuk pengujian di masa depan.

tip

Setelah Anda mengidentifikasi versi yang secara kinerja lebih baik, pertimbangkan untuk menyuntikkan Traffic Distributor ke dalam lingkungan produksi untuk memastikan ketersediaan tinggi dan perlindungan failover.

Baca Juga